KUASA PENYEMBUHAN KRISTIANI – Renungan 28 Sept 2014

KUASA PENYEMBUHAN KRISTIANI

Christian_Healing

“Dan tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka”. [Matt 4:24].

David Yaniv, petani Israel, adalah anak lelaki Yahudi Jerman yang bermigrasi ke Israel setelah Perang Dunia II. Ayah David adalah seorang yang mengaku atheis.

Setelah menjalani tugas sebagai tentara Israel, David dan istrinya ikut serta dalam komunitas pertanian yang terdiri atas 165 keluarga. Ketika sedang memerah susu David terpeleset dan tulang belakangnya cedera. Luka ini menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.  Akhirnya ia menjalani operasi kecil yang dimaksudkan untuk menghilangkan secara total rasa sakitnya.

David bangun dari operasi yang melumpuhkan dari pinggang ke bawah. Dunianya seakan menjadi suram. Ia bergumul dengan depresi selama tujuh setengah tahun.

Satu – satunya hiburan baginya adalah televisi. Setelah menonton acara Kristen, ia menerima Yesus Kristus sebagai Penyelamatnya. Kemudian pada suatu hari seorang tamu pada acara televisi 700 Club berkata, “Ada seorang yang telah lumpuh beberapa tahun ….. orang ini akan merasakan suatu sensasi dan akan disembuhkan”. David mengatakan pada dirinya sendiri, “Saya menerima penyembuhan itu dalam nama Yesus”.

Malam itu, David merasakan suatu sensasi bergerak dari syarafnya ke kaki – kakinya, yang mulai bergemetar tak terkendali. Hari berikutnya perasaan itu kembali ke kaki – kakinya. Hari – hari selanjutnya, 25 ahli bedah syaraf yang memeriksanya terheran-heran. David Yaniv mengatakan pada dokter-dokter itu, dan tetap bercerita hingga hari ini, bahwa kuasa Yesus Sang Mesias sedang melakukan keajaiban di Israel.

Hal yang perlu dicamkan

Allah tidak menginginkan setiap orang tanpa Dia, dan Ia menggunakan setiap sumber daya menurut kehendak-Nya untuk menarik perhatian kita. Sering, dalam keadaan tidak bersahabat kita menjadi sadar akan kebutuhan kita akan Dia. Dan ketika, seperti dalam kasus David Yaniv, tubuh diserang sehingga tidak dapat berfungsi normal, Tuhan mendapatkan kesempatan untuk masuk dan memperkenalkan kuasa-Nya, tetapi dengan maksud menyediakan kehidupan kekal.

Tuhan kadang-kadang menciptakan suatu kebutuhan dalam kehidupan kita sehingga Dia dapat menemui kita dalam keadaan mencari kebutuhan itu. FBL/

 

Share Button